Ketika Puisi Menjadi Rumah: Perwakilan SMAN 4 Padang Hadiri... Perwakilan SMAN 4 Padang Hadiri Diskusi Sastra dan Budaya Bersama Penyair Internasional Bertajuk "Rantau dan Rhythm: Ketika Puisi Menjadi Tuan Rumah"

Ketika Puisi Menjadi Rumah: Perwakilan SMAN 4 Padang Hadiri Diskusi Sastra dan Budaya Bersama Penyair Internasional

Sabtu, 10 Oktober 2026, 16:08 WIB | 24 klik

Padang - Merantau bukan sekadar melangkahkan kaki ke negeri orang, melainkan tentang perjalanan merawat ingatan akan kampung halaman. Semangat inilah yang melandasi perwakilan siswa SMAN 4 Padang saat menghadiri agenda sastra dan budaya bertajuk "Rantau dan Rhythm: Ketika Puisi Menjadi Tuan Rumah". Kegiatan bernuansa literasi ini diselenggarakan oleh DPD Perkumpulan Penulis Indonesia (SatuPena) Sumatera Barat bekerja sama dengan Sumbar Talenta Indonesia pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Mini Theater Youth Center Bagindo Aziz Chan, Padang.

Diskusi budaya ini menghadirkan narasumber istimewa, Ms. Mai White - seorang penyair, editor, dan pengelola Multicultural Press yang berdomisili di Australia (berdarah Taiwan-Vietnam). Rangkaian acara diisi dengan pembacaan puisi, penyerahan simbolis majalah, serta diskusi mendalam mengenai bagaimana karya sastra mampu menembus batas geografi dan kebudayaan.

Puisi Sebagai Tempat Berpulang

Dalam pemaparannya, Ms. Mai White membagikan refleksi tentang bagaimana puisi dapat menjadi pelindung sekaligus tempat berpulang bagi siapa saja yang berada jauh dari tanah kelahirannya. Bagi seorang perantau, kerinduan pada aroma dapur rumah, lantunan adzan di surau kampung, hingga kenangan di jalan-jalan kecil sering kali sulit diungkapkan melalui percakapan biasa. Di sinilah puisi mengambil peran sebagai "rumah emosional" ruang hangat yang selalu terbuka tanpa pernah membedakan siapa yang datang. Lewat bait-bait yang dirangkai, seseorang dapat 'pulang' dan merayakan memorinya tanpa perlu menempuh jarak ratusan hingga ribuan mil. Menulis puisi pun menjadi medium reflektif yang paling jujur untuk menyuarakan rasa rindu.

Memperkuat Budaya Literasi Sekolah

Keikutsertaan perwakilan SMAN 4 Padang dalam forum sastra lintas negara ini menjadi wadah berharga untuk mengasah apresiasi literasi dan wawasan global para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mengekspresikan gagasan, cerita, serta nilai-nilai lokal Minangkabau melalui karya tulis yang kreatif dan mendalam.

Sebab pada akhirnya, sejauh apa pun seseorang melangkah dan merantau, ia akan selalu menemukan jalan untuk pulang, salah satunya melalui kehangatan karya sastra.

Tim PPID SMAN 4 Padang (Mega P)

Komentar

Silahkan kirimkan komentar anda tentang Ketika Puisi Menjadi Rumah: Perwakilan SMAN 4 Padang Hadiri Diskusi Sastra dan Budaya Bersama Penyair Internasional di form di bawah ini

Name

Email

Subject

Massage

send message